Selasa, 29 Januari 2013

My First (right+spontaneous) Essay~



Istri yang Baik?
 
Sebelumnya, saya akan membenarkan perkataan salah seorang teman saya dari Jakarta. Dia pernah bilang, “Kamar mandi adalah tempat mencari ide yang paling baik.” Saya percaya perkataannya itu, karena khayalan saya juga selalu lancar saat berada di kamar mandi (dan tentunya, menjadi penyebab utama betapa lamanya saya mandi). Seperti yang terjadi beberapa detik yang lalu, yang mana ide tersebut akan saya tulis dalam esai saya kali ini.
Tak sedikit orang-orang di sekitar saya, keluarga saya, ataupun iklan yang muncul di televisi, yang menunjukkan bahwa istri yang pintar memasak, sudah pasti akan membuat suami tidak akan mudah memalingkan pandangnnya ke wanita lain. Boleh dibilang, bahasa sederhananya, istri yang baik itu, pintar memasak.
Tapi, tidak semua istri yang pintar memasak adalah istri yang baik. Terlebih, kalau istri yang pintar memasak itu juga temperamental.Bayangkan saja, bila anda, para suami, tidak sengaja membuat istri anda yang pintar memasak namun temperamental itu marah.

Minggu, 03 Juni 2012

Prolog: Nii-san


Oke. Sosiologi. Salah satu mata pelajaran yang paling aku gak suka. Tapi anehnya, aku selalu sukses dimata pelajaran ini. Sedangkan mata pelajaran yang aku suka malah sering kali gak suskes. Berhubung tadi malam aku bergadang sampai jam 1 gara-gara tugas sosiologi (yang ternyata hari ini gak jadi dikumpul), aku memilih untuk tidur menyanggupi hasutan setan-setan disekitarku.

"Jadi, apa yang menyebabkan perilaku menyimpang?" suara Pak Marwa yang agak lembut, sedikit mendayu-dayu di telingaku. Melantun indah bagaikan lagu tidur yang mematikan.

Tapi, bagian dari diriku yang selalu sok tahu dan tak tahan untuk menjawab pertanyaan yang aku tahu jawabannya, memaksaku untuk mengeluarkan suara dan menjawabnya. Jadinya.....

"Sosialisasi yang tidak sempurnaaa....." jawabku setengah hidup, dengan jiwa melayang setengah.